Implementasi konsep Riyadhotunnasfi dalam pengembangan pendidikan spiritual santri

Authors

  • Yusuf Prayitno Ponpes Miftahul Huda II Author
  • Dedi Ratno Institut Agama Islam Tasikmalaya Author

Keywords:

Riyadhotunnafsi, Pendidikan Spiritual, Santri, Pesantren, Tazkiyatun Nafs

Abstract

Kemerosotan moral generasi muda Indonesia menjadi isu penting dalam dunia pendidikan. Salah satu lembaga yang masih memegang peranan strategis dalam pembentukan moral dan spiritual generasi muda adalah pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi konsep Riyadhotunnafsi dalam pengembangan pendidikan spiritual santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Dua Bayasari, Ciamis, Jawa Barat. Riyadhotunnafsi merupakan proses tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) yang melibatkan tahapan takhalliyat al-nafs, tahalliyat al-nafs, dan tajalliyat al-nafs. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Riyadhotunnafsi dilakukan secara sistematis dalam keseharian santri melalui pembiasaan ibadah, penguatan nilai adab, dan keteladanan dari para ustadz dan kiai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep Riyadhotunnafsi efektif dalam membentuk karakter spiritual santri yang memiliki ketahanan moral dan kedalaman ruhani. Model ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan spiritual di lembaga pendidikan Islam lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-16

How to Cite

Implementasi konsep Riyadhotunnasfi dalam pengembangan pendidikan spiritual santri (Yusuf Prayitno & Dedi Ratno, Trans.). (2025). Center: Journal of Creative Education Trending Research, 1(1), 13-23. https://journals.nusanara.com/index.php/center/article/view/2