Peran infak berbasis tarekat sufiyyah : study kasus gerakan anshorullah Tarekat Idrisiyyah
Keywords:
Infak Anshorullah, Tarekat Idrisiyyah, Filantropi Islam, Modal SosialAbstract
Krisis pascapandemi menyebabkan penurunan daya tahan ekonomi masyarakat, sehingga menuntut hadirnya instrumen filantropi alternatif yang tangguh di luar jangkauan lembaga formal negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran infak terikat berbasis tarekat shufiyah melalui studi kasus Gerakan Anshorullah pada Tarekat Idrisiyyah. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi pada manajemen LAZNAS Agnia Care. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepatuhan spiritual (ittiba') terhadap keteladanan Mursyid berhasil ditransformasikan menjadi modal sosial-finansial yang sangat militan. Tata kelola hibrida yang diterapkan memadukan nilai-nilai tasawuf dengan akuntabilitas manajerial modern, sehingga mampu menghasilkan sirkulasi kapital yang menggerakkan sektor riil dan intervensi sosial secara presisi. Kesimpulannya, model filantropi berbasis komunitas spiritual terbukti efektif dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Disarankan bagi penelitian selanjutnya untuk mengkaji strategi digitalisasi dalam memperluas jangkauan donatur milenial pada komunitas tarekat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 © The Author(s). Published by Yayasan Nusantara Sains Natura, Indonesia.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



