Dinamika Tarekat Tasawuf di Priangan Timur: Historisitas, Digitalisasi, dan Moderasi Beragama
Keywords:
Tarekat Idrisiyyah, Priangan Timur, Moderasi Beragama, Pendidikan Pesantren, Pemberdayaan EkonomiAbstract
Penelitian ini mengkaji peran Tarekat Idrisiyyah di Priangan Timur sebagai model integrasi pendidikan formal, non-formal, moderasi beragama, dan pemberdayaan ekonomi-sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode studi lapangan (field research), penelitian ini memadukan data primer hasil wawancara mendalam dengan kiai, mursyid, santri, dan tokoh masyarakat, serta data sekunder dari literatur, arsip pesantren, dan publikasi akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tarekat Idrisiyyah berhasil mengembangkan sistem pendidikan berlapis: (1) pendidikan formal melalui madrasah dan sekolah berbasis kurikulum nasional dengan penekanan akhlak dan toleransi, serta (2) pendidikan non-formal melalui pengajian kitab kuning, pembinaan zikir, tawassul, dan suluk. Sinergi kedua model ini membentuk karakter santri yang moderat, terbuka terhadap perbedaan, namun tetap berpegang teguh pada tradisi Islam lokal. Di bidang ekonomi-sosial, Tarekat Idrisiyyah mengembangkan ekosistem usaha berbasis koperasi dan kewirausahaan syariah yang mampu memperkuat kemandirian finansial anggota, sekaligus berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar. Temuan ini menegaskan bahwa tarekat, khususnya Idrisiyyah, tidak hanya berperan sebagai pusat spiritualitas, tetapi juga sebagai agen moderasi dan penggerak transformasi sosial-ekonomi yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan model pendidikan pesantren berbasis tarekat yang relevan dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan akar tradisi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 © The Author(s). Published by Yayasan Nusantara Sains Natura, Indonesia.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



