Pasaran Ramadhan sebagai Tradisi Pembelajaran Pesantren: Studi pada Pengajian Pasaran Ramadhan di Pesanren Al-Jawami Bandung
Keywords:
Pengajian Pasaran, Bulan Ramadhan, Tradisi Pembelajaran, Pesantren Al-JawamiAbstract
Pengajian Pasaran Ramadhan merupakan bentuk pembelajaran yang khas dari Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam. Pasaran Ramadhan di era modern ini, sudah jarang ditemukan dan dilaksanakan oleh Pesantren, namun Pondok Pesantren Al-Jawami, salah satu Pesantren tertua di wilayah Bandung, hingga saat ini masih melaksanakan Pengajian Pasaran setiap bulan Ramadhan. Berlatar belakang dari permasalahan tentang sudah jarangnya Pengajian Pasaran Ramadhan di Pesantren, maka studi dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap dua poin berikut: (1) Realisasi Pengajian Pasaran Ramadhan di Pondok Pesantren Al-Jawami; (2) Implementasi Pengajian Pasaran Ramadhan sebagai Tradisi Pembelajaran Pesantren. Studi ini menggunakan metode penelitian Studi Kasus. Ada dua teknik pengumpulan data yang digunakan dalam studi ini, yaitu Observasi dan Wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam studi ini adalah analisis data untuk penelitian studi kasus yang terdiri dari tiga tahap, yakni Open Coding, Selective Coding dan Axial Coding. Studi ini secara teoretis berlandaskan pada konsep dan teori Cultural Transmission dari Sforza & Feldman. Berdasarkan hasil observasi di lokasi penelitian dan analisis data yang telah dikumpulkan, maka didapatkan dua hasil penelitian, yaitu: (1) Pengajian Pasaran Ramadhan di Pesantren Al-Jawami telah terealisasi dengan baik dengan memenuhi lima unsur dalam Pengajian Pasaran yang meliputi waktu pengajian, tempat pengajian, kitab yang dikaji, peserta pengajian dan pengajar pengajian; (2) Pengajian Pasaran Ramadhan di Pesantren Al-Jawami telah menjadi tradisi pembelajaran pesantren dengan tiga karakteristik utama yaitu fokus pada kitab yang sedang dikaji, target penyelesaian pada kitab yang dikaji, dan memperdalam ilmu agama serta menjaga silaturahmi. Dari hasil penelitian tersebut, maka ada dua poin yang direkomendasikan dari hasil studi ini, yaitu: (1) Direkomendasikan untuk studi atau penelitian selanjutnya agar bisa mengungkap lebih dalam mengenai Pengajian Pasaran Ramadhan dengan perspektif atau pembahasan yang lebih menarik dan bermanfaat; (2) Direkomendasikan untuk studi atau penelitian selanjutnya agar menggunakan teori pembelajaran yang lebih komprehensif dalam mengkaji Pengajian Pasaran Ramadhan sebagai tradisi atau model pembelajaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 © The Author(s). Published by Yayasan Nusantara Sains Natura, Indonesia.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



